Pengikut

Edittag's First Book Release



Hajatan besar menuntut persiapan yang matang. Persiapan yang matang menjadi bekal utama meraih kesuksesan. Setuju dengan pemikiran tersebut?

Beruntung sekali pada acara kali ini edittag dibekali kepercayaan oleh penerbit Gradien dengan berkah diluncurkanya buku tulisan edittag berjudul "Mendulang Dollar lewat Blog". Terima kaish pak Khun atas kesempatan berharga ini. Dari judulnya saja sudah tercium aroma penjaja iklan sekelas Adsense, Adbrite, Text-Link-Ads hingga Amazon.

Buku ini dilepas tanggal 21 November 2007 rabu kmarin. Diluncurkan berkenaan dengan seminggu menjelas acara Hari H. Agar tentunya penikmat seminar bisa lebih berekspolarasi dengan submateri (Blog sebagai pengasil Dolar!) yang dibawakan edittag. Efek lainnya, edittag dan penerbit bisa langsung praktek mendulang keuntungan dari acara di Malang. Ini kah yang disebut "Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui"? Tuh kan, belum apa-apa buku ini sudah TERBUKTI mampu mengetuk isi dompet....:D

Makanya, bila sudah terbukti manjur, ayuk ke toko buku terdekat, cari buku dengan judul diatas. Bila tak tercantum nama edittag di cover depan, jangan lekas menduga ini bukan tulisan edittag, karena informasi pribadi penulis lengkap tercantum di buku ini. Sebuah jaminan dukungan 24 jam dari penulis....:D.


Kabarkan ke teman blog ini

Free Tell-a-Friend by Bravenet.com

Writing Class from Salamadani

Pernah terpikir gaya penulisan kita kurang berkembang, atau sering mengalami kesulitan menuangkan ide dalam bentuk tulisan? Pintu gawat darurat guna mengevaluasi tulisan perlu segera dilakukan.

Salah satu cara ampuh untuk melihat sejauh mana kemampuan menulis adalah mengelola sebuah blog. Dengan adanya kolom komentar untuk berinteraksi pada tiap tulisan, kita akan terbantu untuk melihat apakah tulisan kita selama ini mudah dipahami atau sering berbelit-belit meski sekedar menuliskan kegiatan kuliah hari ini misalnya.

Meski blog adalah media bebas ekspresi tanpa kungkungan gaya bahasa baku yang biasa kita baca di buku-buku, efektifitas penulisan juga akan sangat berguna untuk menyenangkan hati pembacanya. Menulis dengan bahasa gaul, bahasa anak muda, atau juga bahasa daerah tentu bolah boleh saja kan?

Nah bila Anda begitu peduli dengan tulisan, ingin mengembangkan diri atau mungkin ingin tulisan kita bisa dilirik oleh pihak penerbit (siapa tahu loh ya...) ada baiknya mengikuti program menarik ini.

Sebuah penerbitan, Salamadani, menyelenggarakan kelas menulis. Kelas menulis ini akan digelar setiap pekan bertempat di kantor Salamadani di Jalan Pasir Wangi I, no 3,
Sukaluyu, Bandung. Berguna banget buat yang berdomisili di Bandung. Tawaran menariknya mereka membuka pendaftaran gratis bagi 10 pendaftar pertama.

Sayang saat edittag mencoba mengisi pendaftaran Kamis lalu, ternyata kelas ini telah penuh. Tanda bahwa kelas ini menarik banyak peserta? Semoga saja. Namun bagi yang tetap tertarik untuk mengikuti, Anda bisa mendaftar dengan berbayar. Seratus ribu rupiah untuk 4 kali pertemuan. Masih terhitung terjangkau.

Ada banyak penulis yang memberi pelatihan disini, ada Bambang Trim (pegiat buku selama belasan tahun dengan puluhan karya), Salman Iskandar (penulis buku remaja), Tasaro (penulis terbaik Adikarya Ikapi 2006 & 2007 dan juga pasangan trainer kepenulisan beragam genre buku) serta Arul Khan dan Novia Syahidah

Hubungi langsung:
Yenni Sumyati: (022) 5222052 atau sampaikan lamaran tertulis Anda melalui email ke salamadani @ gmail .com.


Kabarkan ke teman blog ini

Free Tell-a-Friend by Bravenet.com

Meet And Greet Edittag on Malang

Senyampang kunjungan kenegaraan yang harus diemban Edittag di kota Malang, tentu akan tambah menyenangkan bila berkesempatan bertatap muka dengan para blogger di kota ini.

Penggagas utama acara kumpul-kumpul ini adalah Ale. Ini sekedar kumpul-kumpul sesama blogger. Tak lebih dari itu. Berarti tak ada yang spesial dong? Wah tunggu dulu. Bagi edittag ini jelas spesial. Menjejakkan kaki pertama kalinya tentu harus disyukuri sebagai berkah. Diundang diacara seminar nasional tentu lebih dari berkah, lalu berbagi meja dengan pembicara sekelas Onno W Purbo tak kepalang berkahnya, nah apalagi bila bisa bertemu dengan blogger-blogger aktif di Malang. Tentu akan meneyempurnakan hajatan ini.

Dengan ini maka edittag berniat membuka pintu bagi blogger malang yang memiliki waktu luang di tanggal 28 November 2007 ini untuk bertukar cerita, tukar informasi tentang blog, kegiatan bahkan kegiatan yang tak penting namun bisa menguatkan tali silaturahmi. Tentang kepastian jam dan tempat bisa ditanyakan langsung ke sang penggagas, ale. Kemungkinan tempat akan dipilih Matos. Namun itu masih tentatif.

Untuk itu silahkan kontak ke blognya Ale, atau bisa meninggalkan komentar di postingan ini untuk merangkum keikutsertaan sesiapa yang ingin ikut di acara non-formal ini. Ditunggu komentarnya.

Terima kasih. Dan sampai ketemu di Malang.


Kabarkan ke teman blog ini

Free Tell-a-Friend by Bravenet.com

Blogger : Redesign YusufAsyari.com Offer

Suatu blog akan mudah dikenali dari tampilan yang disajikan. Ini tentu fakta yang tak diragukan. Berbondong-bondonglah pemilik blog memberikan ciri khusus pada tampilan blognya agar lebih mudah dikenali. Tambal sulam tampilan maupun merombak total tampilan blog menjadi persyaratan wajib. Inilah mengapa fenomena web atau blog yang menyediakan theme, template maupun layout ramai dikunjungi. Terlebih yang tak berbayar. Pasti kita sudah sering bolak balik mengunjungi sambil berharap menemukan sesuatu yang bisa mengubah tampilan blog sesuai keinginan.

Dari mana penyedia "ganti-kulit" ini bisa setia memberi banyak pilihan meski mereka tak mensyaratkan pembelian atas hasil karyanya?. Tak mudah mengkombinasikan warna, gambar, huruf serta meracik coding HTML, CSS maupun XML. Seorang temen edittag lama-lama juga jengah dengan kondisi sempitnya peluang mendapatkan keuntungan finansial dari kegiatan ini. Tradisi mendapatkan hal serbagratis memang dikenal menyurutkan niatan menuju profesional. Menarik biaya malah bisa-bisa berakibat jauh pengunjung dari blog.

Untuk mengatasinya, beberapa dari mereka memberikan ruangan untuk penyedia iklan. Bukan solusi yang cespleng memang, namun cukuplah untuk menyangga keinginan berpendapatan dari kegiatan edit mengedit tampilan. Maka munculah iklan-iklan dari Google Adsense, Adbrite dan sebangsanya.

Nah, berita ini mungkin bisa dibilang basi. Seorang berani memberikan kompensasi atas hasil karya mencipta tampilan blog. Tapi bagaimana bila seorang menteri yang mengajukanya?

Adalah Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Yusuf Asyari yang mengelola blog YusufAsyari.com. Melalui admin blognya, kang Harry Sufehmi, mereka menawarkan mendesain ulang blog Bapak Menteri.

Syaratnya sangat terbuka, cukup sertakan portofolio dan kirim melalui email ke harry[at]sufehmi.com.

Terbayang kan bila salah satu karya ciptanya bisa digunakan oleh sang menteri. Tentu selain kebanggan dan materi, ada hal lain yang tak bisa dikesampingkan. Reputasi pembuatnya pun akan ikut terdongkrak. Bila hal ini terjadi, tak menutup kesempatan untuk terbukanya pintu-pintu rejeki lainnya kan :)


Kabarkan ke teman blog ini

Free Tell-a-Friend by Bravenet.com

Motivated to blog? write a blog to motivate!

Ada beragam topik yang bisa diangkat untuk menjadi "nyawa" sebuah blog. Dari yang serius hingga tulisan yang bahkan penulisnya tak sadar apa yang ditulisnya :D. Pendeknya ada banyak yang bisa kita temui dari hasil berkunjung ke setiap blog. Tertarik dengan salah satu blog, tentu secara praktis kita berniat untuk kembali melakukan kunjungan ulang suatu saat. Begitulah aturan main yang dianut oleh blog komunitas.

Ada banyak pengunjung blog yang rela menghabiskan waktunya dengan menyambangi blog dan membaca habis halaman depan setiap harinya. Dari angka ini, tentu tak semua mata memperhatikan blog dengan tema yang sama. Untuk itu tetap yakinlah bahwa apapun tema yang kita bawa, blog kita akan pantas untuk dikunjungi. Paling tidak, GoogleBot tentu akan sudi untuk sekali waktu menilik blog yang terhitung sepi, jadi tak usah gundah kan? :)

Ups, akankah dengan postingan ini edittag berganti haluan untuk menulis blog bertema motivasi? tunggu dulu. Ini semua ada kaitanya. Blog yang memotivasi tentu bukan satu dua kali kita temui. Tapi tahukah kini bahwa ada penerbit yang sudi membukakan pintu bagi penulis yang demen dengan kegiatan motivasi?

Adalah Tangga Pustaka (dahulu Pustaka Tangga) yang merupakan redaksi yang sudah cukup lama berkecimpung di dunia penerbitan Indonesia yang menangani buku-buku bertemakan pengembangan kepribadian, bahasa, prosa, baik produksi lokal maupun copy right. Karya-karyanya bisa kita temukan di toko buku pada sudut buku-buku psikologi, motivasi, pengembangan kepribadian, dan manajemen diri. Tema yang tak asing tentunya bagi beberapa penulis blog.

Lalu mengapa tak sekalian saja menawarkan karya kita kepada mereka?. Memiliki blog adalah awal yang bagus untuk memulai langkah baru mencoba media lain yang tak kalah massive-nya. Bila ini memang jalan menuju langkah praktis menuju sukses, mengapa tak segera mengontak redaksinya di : redaksi.tanggapustaka@gmail.com.

Wah, edittag jadi sponsor nih pake woro-woro begini :), apa kata penerbitnya nanti?

Kabarkan ke teman blog ini

Free Tell-a-Friend by Bravenet.com

Edittag goes to Malang



Siapakah gerangan yang dengan gagahnya nampang di blog ini? Tentu bukan orang sembarangan bila potonya bisa muncul disini. Bukan berarti sok tinggi, namun memang terhitung janggal bila blog ini menampilkan poto yang bukan poto pribadi.

Lalu apa keistimewaan beliau hingga bisa muncul disini. Kuberi tahu kawan, beliau memiliki nama panggilan yang sama dengan pemilik blog ini. Eit, bukan edi ya, tapi Agus loh....Beliau bernama panjang Agus Suganda. Lagi-lagi nama belakangnya mengingatkan penulis akan kenangan saat masih suka siaran di radio sekolah dengan aran Dendi Ganda, hehehe.

Nah keistimewaan yang boleh disebut disini adalah usahanya yang tergolong unik. Beliau berstatus sebagai salah seorang guru di sebuah sekolah smp negeri di daerah Cimahi. Sadar akan kebutuhan media diluar lingkup catatan dan bukunya, beliau berinisiatif untuk menggelar tugas sekolah melalui media blog? hah? ga salah apa?

Tak ada yang salah dengan usaha ini. Mestinya kita mulai bangga dengan makin maraknya kesadaran akan kegunaan blog dalam menunjang proses pendidikan. Menggelar tugas materi mata pelajaranya dengan syarat agar anak didiknya turut mencicipi blog mestinya sah-sah saja untuk dilakukan.

Siang selasa lalu, edittag sengaja bertandang ke sekolah tempat beliau mengajar. Awalnya hanya sekedar bersilaturahmi sesama blogger, tak disangka beliau sangat antusias untuk mengoptimalkan blognya agar sesuai dengan harapannya. Menjadikan blognya sebagai media belajar, berkomunikasi dengan anak didik, serta memudahkan tugas pengajarnya dengan blog.

Halo para guru, ini adalah usaha yang patut untuk ditiru. Tak perlu menjadikan kegagapan mengenal blog sebagai awalan yang berat. Beliau bukan guru komputer, dan ini tak menyurutkan usahanya mengenal blog lebih lanjut. Lihat saja apa yang baru saja terjadi di Cianjur dimana murid-muridpun kini menganggap blog seperti memiliki email di internet. Begitu mudah dan menyenangkan untuk dipelajari.

Informasi ini juga bisa untuk mengabarkan akan kegiatan Edittag yang akan mengisi sebuah seminar Blog untuk para guru yang akan berlangsung di Malang, 28 dan 29 November mendatang. Media yang tepat untuk mengenal, mengetahui dan mempraktekan media blog dalam menyukseskan kegiatan belajar mengajar.

Eh, sebagai pemanis, acara ini juga mengundang bapak berkaliber nasional Onno W. Purbo sebagai pembicara lainnya. Sungguh kegiatan yang bermanfaat. Untuk keterangan lebih lanjut silakan menuju http://sewindumilisdikmenjur.org.

Sampai jumpa di Malang!


Kabarkan ke teman blog ini

Free Tell-a-Friend by Bravenet.com

Tips : When You Get Different Look of Your Post

Ketika kita yakin bahwa postingan kita telah diatur dengan rapi saat berada di editor postingan, setiap paragraf memiliki jeda yang cukup tegas, lalu kitapun dengan tenang menekan tombol Mempublikasikan Posting. Lalu saat yang mencengangkan itupun tiba, postingan kita tak menampakan batas paragraf dengan jelas. Semua postingan serasa lengket menjadi satu tanpa ada jeda baris kosong. Adakah yang salah dengan proses menulis postingan tadi?

Bila pertanyaan tadi membutuhkan jawaban, maka tentu bisa ditebak bahwa memang postingan kita bermasalah. Apa yang kita tulis di editor menjadi pemandangan yang berbeda dengan saat membuka postingan yang telah dipublikasi. Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk memperbaikinya?

Banyak hal yang perlu diperhatikan untuk menghindari kejadian seperti diatas. Berikut beberapa tips yang bisa dicobakan :

1. Gunakan mode Compose saat berada di editor postingan. Seperti bisa kita lihat di bagian kanan atas diatas tulisan Pratinjau, akan tampil 2 tautan disana. Edit HTML dan Compose. Dengan mengaktifkan mode Compose maka mestinya kita akan mendapati hasil yang sama seperti saat kita mengaturnya di editor. Mode ini memperkenankan kita untuk mendapatkan sesuai dengan yang kita atur (WYSIWYG:What You See Is What You Get).

2. Hindari penyetelan huruf tebal, miring, blockquote atau paragraf tengah misalnya sebelum kita mengatur setiap paragraf dengan baik. Atur terlebih dahulu agar tiap paragraf berada di tempat yang benar sebelum kita melakukan penyuntingan kata, gambar dan lainnya. Ini berguna untuk menghindari konflik yang bisa muncul dengan munculnya kode-kode yang mungkin bertabrakan maksud. Mudahnya, kadang kita memblokir kata-kata yang sudah disunting namun kita juga melakukan penyuntingan lain untuk kata serupa yang sudah diedit sebelumnya. Kegiatan ini justru bisa memicu kontra produksi kode-kode HTML didalamnya.

3. Hindari peng-copy-an file dari dokumen non-HTML secara langsung ke editor posting. Semisal file word, wordpad bahkan notepad sekalipun. File-file diatas seringkali membawa kode-kode penyuntingan yang akan diperlakukan beda oleh browser. Beberapa file notepad yang kita anggap bersih sekalipun kadang menyertakan masalah karena mengaktifkan Format Word-wrap di dalamnya. Jadi bersihkan terlebih dahulu file tersebut diatas agar editor posting hanya menerima teks yang murni tanpa campur tangan editor lainnya.

4. Bila hendak mengaktifkan read more, dimana kita mesti menempelkan kode span class, maka lakukan setelah penyuntingan di mode Compose telah paripurna. Ini adalah langkah terakhir untuk menggunakan mode Edit HTML.

5. Optimalkan menu Pratinjau sebelum kita mempublikasikan postingan. Ini bisa menjadi tolak ukur sejauh mana postingan kita telah tunduk pada apa yang kita kehendaki.

Jadi, semoga postingan Anda rapi!

Kabarkan ke teman blog ini

Free Tell-a-Friend by Bravenet.com

Blogger : When You Can not Access Your Account

Akses ke blog sendiri selalu ditolak, saat mengetikan alamat blog hasilnya malah menemui pesan tak menggembirakan, log in ke Gmailpun selalu ditolak. Marah, sebel dan seabrek kegundahan lain berkecamuk. Merana ya' bila persoalan kepemilikan bisa hilang tanpa disadari.

Sepertinya memang kemustahilan bila kita bisa kehilangan aset berharga layaknya sebuah akun di blog. Namun percayakah bila hal seperti ini masih sering dijumpai rekan blog yang sempat singgah ke blog ini. Inisiatif pertama pasti langsung menekan ikon penanda sang empunya blog sedang onlen. Sisanya masih mengorek tumpukan postingan di kategori blogger sambil berharap menemukan apa yang dicarinya.

Beberapa postingan di blog ini memang tak serta merta menyebut solusi mujarab untuk menemukan kembali akun blog yang hilang. Jangankan di blog ini, di situs resmi penyedianya juga tak kalah riuhnya informasi terkait hal ini. Dari sini tersirat bahwa memang banyak sebab yang bisa memicu hilangnya kontrol atas kepemilikan sebuah blog. Terlebih saat Blogspot menggabungkan akun blog dengan akun Google beberapa saat lalu. Beberapa pemilik blog yang aktif tentu akan mendapati pesan ajakan penggabungan ini di halaman muka blogger.com. Beruntunglah bagi mereka yang bersegera mengikuti ajakan blogger saat itu. Iming-iming akun google gratis (yang bisa digunakan untuk mendapatkan akun Gmail) menjadi daya tarik lainnya selain kemudahan pengelolaan blog.

Akan tetapi kondisinya akan berbalik 180 derajat bagi mereka yang tak terusik dengan perkembangan baru. Akibatnya mereka kelabakan saat hendak mengkinikan blognya. Sebuah keputusan yang terbilang terlambat. Prinsip blog yang selalu terupdate terlupakan oleh sebagian penulis blog. Belum lagi keputusan Blogspot ini terhitung merepotkan bagi pemilik blog dengan dua alamat email (akun) yang berbeda. Saat mereka meleburkan akun blognya dengan memiliki akun Google, terkadang mereka justru menemukan masalah kembali dengan kesulitan untuk mendapatkan kedua blognya dalam satu halaman panel kontrol yang sama. Untunglah masih ada cara untuk menggabungkannya meski membutuhkan sedikit usaha.

Nah, kembali untuk mereka yang kesulitan untuk log in ke Blogger, ada baiknya untuk melakukan konfirmasi ke halaman Pusat Bantuan yang berlamat di : http://mail.google.com/support/bin/topic.py?topic=1509.

Awalnya, gunakan dua tautan paling atas di bagian Troubleshooting, yakni I forgot my username dan I forgot my password. Isikan semua data yang diperlukan seaktual mungkin agar lebih cepat diproses. Tak lupa cek selalu email penyerta yang kita bubuhkan saat kita mendaftarkan ke Google. Biasanya mereka akan mengirimkan email berisi informasi penting untuk kegiatan log in kembali ke akun. Semoga berhasil.


Kabarkan ke teman blog ini

Free Tell-a-Friend by Bravenet.com

Postingan Populer