Pengikut

08 Februari 2007

Blogger : Private Blog

Meski bukan hal yang terbilang aneh lagi, namun faktanya saat menemukan blog yang sangat privasi hingga tak sembarang orang boleh membacanya, terbesit tanda tanya nakal, siapa yang butuh blog seperti ini?

Faktanya fungsi blog online ini mendobrak hegemoni blog serupa yang kita kenal sebagai diary dalam bentuk buku. Dulu begitu takutnya tulisan diary kita diintip orang maka dicarilah diary yang dilengkapi dengan kunci gembok. Maka larislah diary dengan kemampuan spesial ini. Nah kesukesan inilah yang mungkin disadari Blogger. Jadi bila Anda menggunakan layanan versi barunya, opsi ini akan kita temukan diawal saat kita hendak membuat blog dari blogspot.

Bila dari sisi teknologi memang sah-sah saja melabelkan suatu blog sebagai hal yang sangat privasi hingga kita perlu menggunakan "kunci gembok". Namun apa manfaatnya untuk pengunjung? Jawabannya mungkin harus diperuncing lagi, pengunjung yang mana? yang diluar lingkungan pemilik blog atau di dalamnya?. Di luar artinya kita bukan teman, relasi, kenalan atau siapa saja yang bersentuhan dengan pemilik blog. Bagi bagian ini maka bila kita mencoba mengakses blognya maka kita langsung akan diperingatkan adanya larangan mengintip blog ini. Wah, peringatannya pun tak kalah gertak, coba perhatikan gambar berikut :


Nah bagi mereka yang lebih beruntung karena diperbolehkan mengaksesnya, itupun harus log in terlebih dahulu untuk memastikan status kita. Mungkin kita pikir repot ya, namun bila dilihat dari segi keamanan hal ini memang perlu dan wajar. Jadi tak ada yang janggal mempertanyakan prosedurnya.

Bila ditilik dari segi sejarah, hal yang sama pernah terjadi dengan opsi komentar di blogger. Saat masih berwajah blogger lama, maka opsi untuk menyediakan atau menghilangkan isian komentar hanya bisa dilakukan satu kali yang dipakai untuk keseluruhan blog. Maksudnya bila kita setel tak ada pilihan memberi komentar di Settings, maka semua posting kita tak ada tautan komentar. Namun beda dengan saudara mudanya. Saat ini untuk blogger baru di setiap kali menulis posting maka di bagian bawah tersedia opsi untuk meniadakan atau menyediakan komentar. Lalu ada pula opsi moderasi komentar yang masuk. Terdengar lebih bijak disini. Karena memang tak semua posting membutuhkan komentar. Coba tilik blog yang tiba-tiba menyalin lirik sebuah lagu untuk posting barunya. Mengomentari liriknya jelas sia-sia, toh lagunya sudah dinyanyikan :D.

Lalu yang iseng ditanyakan dari sini adalah, siapa ya yang butuh blog seperti ini? Para pengumpul nomer kartu kredit yang bisa dipakai belanja online? wah sepertinya tak butuh blog untuk sekedar menyimpannya. Mereka yang suka mengumpulkan gambar-gambar seronok? sepertinya juga tak harus punya akun blogger. Atau bagi mereka yang hanya ingin dibagi kepada kelompoknya? namun informasi seperti apa ya kira-kira? Wah, mungkin tak pantas untuk sekedar ditebak ya ;)

Bilapun boleh menjawab maka melihat kecenderungan beberapa blog yang dipermasalahkan oleh instansi tertentu, seperti berita di detiknet tentang kejadian blogger malaysia yang dipermasalahkan sebuah surat kabar plat merah, mungkin blog seperti ini memang cocok ya. Namun apa benar tulisan di blog tak bisa ditembus hingga petinggi pemerintah tak mampu mencegahnya? Mungkin ini jawaban yang ketinggian.

Namun paling tidak mestinya blogger menyediakan pilihan proteksi ini hanya untuk posting tertentu saja. Jadi blog kita bisa lebih leluasa dikenal orang dan juga mesin pencari lebih punya banyak pilihan untuk menautkan hasilnya ke blog kita. Coba cari di mesin pencari menggunakan kata kunci "blogger invited readers only", bila kita buka salah satu tautannya maka ditemukan peringatan seperti diatas. Tak ada deskripsi lebih lanjut disana. Inilah blog yang tak nikmat disingahi. Karena esensinya blog adalah untuk mengekspresikan pendapat kan? tetap saja ada bagian yang perlu dibuka untuk publik. Eit..tak perlu diperpanjang, maksud hati meninggalkan usulan, nanti blog ini malahan bisa ditendang...:D

Add to Technorati Favorites