Pengikut

10 Mei 2008

Edittag and HIPMI Bandung

Jumat sore kmarin (9 Mei 2008) Edittag diundang di sebuah acara yang digelar HIPMI Bandung. Mengambil tempat di kafe dalam lingkungan Hotel Bumi Sawunggaling, gelaran kali ini mengangkat tema umum “Internet Marketing”. Sebuah tema yang menurut Sekjen HIPMI Bapak Yose terbilang baru untuk dibawakan di kegiatan rutin bulanannya.

Sesuai target semula, acara dimulai pukul3 sore. Tepat 5 menit menjelang jarum pendek menunjuk ke angka 3, edittag tiba di lobi hotel. Sempat berniatan bertanya posisi kafe kepada petugas Front Office yang berjaga, di saat yang sama muncul rekan pembicara lain dari pintu toilet lobi. Rencananya kami berdua memang diplot untuk dipasangkan sebagai pembicara. Bapak Dedi memang seorang pemain bisnis afiliasi yang didaulat menularkan pengetahuannya ke peserta hari itu. Sedang Edittag kebagian mengungkap sekilas bisnis-bisnis di ranah maya, termasuk di dalamnya Internet Marketing yang menjadi induk pembiacaraan kali ini.

Menghadapi para peserta yang tentunya berasal dari pebisnis tentu bukan perkara yang mudah. Pengusaha Muda,dua kata yang diambil dari kepanjangan arti HIPMI bisa menjadi penentunya. Mereka tentu sudah memahami bahkan menjalankan bisnis di dunia nyata. Peluang bisnis yang sedang dan akan berkembang pun menjadi sarapan paginya. Belum lagi perkara usia yang memungkinkannya masih haus akan informasi baru. Intinya, jangan remehkan kalangan muda yang sedang menunggu peluang bisnis di depan mata.

Guna berjaga-jaga, bekal buku Edittag turut dibawa serta. Berharap agar buku ini bisa membantu Edittag melawan serbuan pertanyaan yang mungkin saja dicecar di sesi tanya jawab. Waduh,begitu seramnya ya bayangan yang dibawa edittag di acara ini.

Nyatanya memang kekhawatiran edittag mulai berbuah. Beberapa peserta diantaranya memang telah berbisnis di ranah maya. Ada yang berjualan kaos lewat blog (ditambah dengan trafik blognya yang lumayan), beberapa juga berbisnis domain dan penunjangnya (domain parking), juga ada yang sudah melirik E-bay untuk memuluskan usaha jual-beli alat-alat musik yang sedang digelutinya.

Beragam dan juga memiliki arah penunjang bisnis yang benar sudah terlihat dari sini. Sangat mencerminkan jiwa mudanya yang mudah menyerap informasi yang sedang berkembang. Coba saja bila banyak pengusaha seperti mereka yang melirik internet sebagai penunjang usahanya. Bahkan peserta yang baru menggunakan internet sebatas memiliki website perusahaan terlihat mulai menyadari keuntungan yang lebih besar diraih setelah mengetahui beberapa titik positif bila mengoptimalkan websitenya.

Tengok saja obrolan sesaat setelah acara ini berakhir pukul 5 sore,edittag mulai kewalahan menjawab pertanyaan setelah menceritakan contoh bisnis usaha salah satu hotel tak berbintang di kawasan Bandung Utara yang sukses menggoda wisatawan asing setelah mengoptimalkan websitenya. Rupanya tak hanya satu pengusaha hotel yang duduk semeja saat pembicaraan ini berlangsung. Tak heran bila topik hotel dan efektifitas internet menjadi jamuan penutup yang seru untuk dibahas hingga lantunan adzan mahrib dikumandangkan.

Terima kasih kepada rekan HIPMI atas undanganya.Selalu berharap akan perbincangan yang bermanfaat dan ilmu yang bisa dikembangankan bagi pengusaha muda seperti mereka. Hidup pengusaha muda Indonesia!.






Kabarkan ke teman blog ini

Free Tell-a-Friend by Bravenet.com