Pengikut

26 Desember 2007

Twitter : The new Rockstar from Valley

Beberapa rekan blogger sempat menanyakan perkembangan informasi selepas gegap gempitanya friendster dan blogger. Apa lagi yang mungkin bisa diciptakan untuk menandingi kesuksesan mereka?

Sepertinya akan menjadi hal yang sulit terjawab meski hanya sekedar pertanyaan yang mungkin saja basa basi.Kita tak akan pernah tahu sesuatu hal hingga kemudian tiba-tiba muncul di depan hidung begitu saja. Untuk itu ada baiknya bertanya kepada Evan Williams.

Dialah sosok dibelakang munculnya blogger dan odeo. Sukses blogger yang menarik perhatian Google hingga diakuisisi menjadi salah satu bukti nyata kecermatan seorang Evan melihat arah pergerakan perilaku interaktif antara hubungan personal dan internet.

Dan ini sekali lagi terbukti dengan keberadaan Twitter yang digagasnya. Bagi yang belum begitu mengenal twitter, ini adalah semacam pencatat mungil yang memungkinkan seseorang anggotanya untuk memberi kabar kondisi terkini yang sedang dilakukannya. Ada dua kata kunci disini, pencatat mungil dan kondisi terkini.

Bila kita mengenal blog sebagai media aktualisasi pribadi melalui postingan yang tak dibatasi panjangnya, disini tak bisa lagi semena-mena. Hanya ada 140 karakter teks yang diijinkan ditulis. Mungkin pembatasan karakter seperti ini sangat familiar bagi pengguna sms. Maka tak salah bila akhirnya untuk menuliskan pesan di twitter juga bisa dilakukan dengan pesan singkat (SMS). Nah, kemudahan inilah yang bisa menjadi solusi tepat bagi mereka yang terbiasa menyebarkan informasi namun bisa dilakukannya secara mobile. Cukup dengan pesan singkat, berita dengan cepat segera bisa diakses pembaca lainnya.

Sejiwa dengan blog, namun lebih ringan dalam penyampaian. Salah satu ciri pelaku kehidupan dinamis. Edittag saat ini juga mencobanya. Perhatikan pesan singkat yang terpampang dibagian atas blog ini. Sejauh ini memang meringakan di pikiran dan mudah penggunaanya. Tak seperti menulis blog yang terkadang membutuhkan beberapa paragraf, kini aturan seperti alinea, paragraf bisa dipangkas. Bisa jadi ini berita gembira bagi yang malu-malu menulis berita panjang-panjang. Menyenangkan untuk dicoba pastinya.

Dan baiknya lagi bagi pemilik blog, kita bisa mencamtumkan catatan kita di twitter dengan bantuan widget. Dengan bekal badge yang ada di dalam twitter, pengguna blogger pun dengan mudah bisa menambahkan fitur ini.

Sekedar meyakinkan, coba deh liat grafik berikut. Grafik yang menggambarkan perkembangan jumlah kumulatif pesan di blogger dan twitter. Cukup meyakinkan untuk menjawab pertanyaan rekan edittag.


Berit didapat dari : http://www.kottke.org/07/05/growth-of-twitter-vs-blogger


Kabarkan ke teman blog ini

Free Tell-a-Friend by Bravenet.com