Pengikut

13 Agustus 2008

Review Oh Review

Ada yang aneh dua hari belakangan ini. Kenapa semua perhatian tiba-tiba mengerucut ke satu kata "review!". Awalnya dimulai saat hari Selasa lalu, seorang rekan blogger di Semarang menyeruak diantara komentar dan pesan singkat, meminta tanggapan atas hasil reviewnya terhadap pemilik blog ini.

Wah, terasa disanjung beribu-ribu pujian saat membaca tulisannya. Mulai dari cerita buku, kegiatan edittag diluar ngeblog, hingga pujiannya yang tak kepalang tanggung : menghadiahi buku edittag kepada beberapa mahasiswanya yang mulai belajar Blogging setelah diskusi small class tentang "Kehumasan,etika dan strategi pemenangan brand image institusi bisnis". Matur suwun sanget Pak, ini penghargaan yang luar biasa sebagai wujud pengakuan buku ini dari kalangan akademisi di Semarang (padahal saingan buku edittag justru ditulis oleh orang semarang:D). Kegiatan pemberian bekal buku kepada mahasiswa menjadi lebih berarti ketimbang peletakan buku edittag di Gramedia Pandanaran yang disejajarkan dengan penulis lain : sebaris dengan buku tentang sejarah "Ignatius Slamet Riyadi", buku Mencari "Supriadi", Novel "The Zahir"-nya Paulo Coelho peraih nobel sastra asal Brasil, sampai buku Inspirasi Johannes Surya,Sang Begawan Fisika yang sangat dihormati.

Siangnya (belum juga lepas dari ingatan untuk membubuhkan komentar terkait tulisan tadi), pikiran langsung terlempar ke Jakarta. Salah seorang kepala editor penerbitan buku menanyakan perihal buku pesanannya mengenai profile tokoh blogger Indonesia. Bila bercerita mengenai tokoh,terlebih ke blognya,berarti masih nyambung ke ngomongin orang/blog, review lagi!. Widih..ketemu kata-kata yang sama.

Terus terang,urusan review bukan urusan sepele. Ini sekaligus jawaban atas keheranan harga-harga review yang ditawarkan oleh program ini. Memang susah. Perlu kedalaman untuk bercerita. Kedalaman yang hanya bisa ditempuh dengan pendekatan kepada tujuan yang ditulis. Belum memperhitungkan sisi hitam dan putih agar bisa mengimbangi subyektifitas tulisan. Intinya,memang tak mudah. Maaf Pak Editor, edittag ini belum bisa mengimbangi jadwal yang dijanjikan. Masih kalah sama :

Blogger Makasar!. Siang ini ada kabar lebih dramatis. Seorang blogger makasar mampu menandaskan orderan 283 tulisan review dalam hitungan hari. Tentunya dia tak bisa melakukan semuanya sendiri. Dia sampai perlu menyewa 20 tenaga penulis dari dalam hingga luar negeri. Jumlah blognya? jangan ditanya, itu juga sudah dikustom dengan tema-tema tertentu yang diminati perusahaan asing. Tak salah bila dia sampai bergabung dengan teman-teman sesama dokternya untuk mengurusi keperluan kesibukannya. Tuh yah,jangan mau kalah sama dokter!

Jangan-jangan, bila kesemua kisah diatas dirangkum menjadi : Dr. Yohannes Surya dan dokter-dokter yang lain sudah siap disandingkan dengan blogger untuk urusan review!, wah jangan sampai kalah ya...