Pengikut

10 November 2009

Mengapa Masih Membutuhkan Blog?

Padahal saat ini tersedia beragam pilihan untuk penyebaran informasi. Di kala Facebbok dan juga Twitter mendera, aktifitas ngeblog sebenarnya menyediakan media baru yang tak hanya di dominasi oleh layanan blog. Sebut saja Catatan di Facebook, atau pesan singkat melalui Twitter.

Pesta Blogger 2009 lalu juga memulai sebutan baru. Tak hanya mereka yang sudah memiliki blog, baik gratisan maupun personal yang pantas dianugerahi sebutan blogger, namun mereka juga yang aktif di facebook dan twitter untuk menyampaikan pesan dan informasi pribadi juga disebut sebagai blogger. Artinya, jumlah blogger juga melonjak di pesta blogger lalu.

Sebutan boleh saja sama, namun ada beberapa pertimbangan mengapa kita masih membutuhkan blog.

- Blog kaya akan dukungan media. Tak cukup sebatas teks, disini juga bisa menyertakan gambar atau juga video sebagai penyerta
- Dukungan penuh untuk mendulang opini, sebut saja mulai dari komentar, polling juga chating.
- Mampu menyelaraskan agenda dengan bentuk opini yang terus menerus disampaikan.
- Kuasa untuk menentukan tampilan, tatanan dan fungsi-fungsi fitur.
- Relatif sedikit spam dibandingkan di Twitter

Lebih dari itu, twitter memang perlu untuk mendistribusikan pesan yang sudah tertulis di blog. Bahkan beberapa fungsi di Wordpress mampu meneruskan sebuah artikel atau posting secara otomatis ke Twitter. Blogger pun begitu, meski dengan bantuan pihak ketiga.

Idealnya, sebuah blog memang memiliki kekuatan, seperti keunikan dan orisinalitas agar kapasitas sang pemilik blog juga diakui.