Pengikut

05 Januari 2012

Resolusi 2012

Menggelikan juga ya awalnya, menjadi laki-laki yang hadir di acara perempuan. Sebenarnya khusus perempuan, selain terkait dengan pelaksanaannya yang bertepatan dengan hari Ibu (22 desember), juga karena tema sudah jelas menyebut nama perempuan, yakni : Perempuan dan Teknologi.

Temanya bisa punya arti luas ya pastinya, makanya diadakan sub tema, biar lebih fokus. Di poster yang disebar panitia, terdapat tulisan 'Social Media : Empowering Business Woman'. Pantas saja, hampir semua yang datang adalah kaum wanita, ibu-ibu terutama. Sedang pria, bisa dihitung dengan jumlah jari di tangan kanan. Itu pun sepertinya bapak yang sedang mengantar istrinya ke acara ini :)

Para Pembicara di seminar Perempuan dan Teknologi.( Pemred Majalah Noor, MC, Sri Safitri dan  Betty Alisjahbana)

Tapi percaya diri tetap bolehkan, edittag ke acara ini. Bukan nganter istri seperti bapak-bapak itu ya, tapi karena memang temanya menarik banget. Biasanya acara wanita itu membahas tentang keluarga, pengasuhan anak atau hal yang terlalu feminis lainnya. Ini tidak, malah ini menyentuh teknologi, sesuatu yang dianggap agak jauh diluar jangkaun perempuan. Gampangnya, lebih banyak perempuan yang masih repot untuk sekedar tahu bagaimana bisa mencetak dari printer di kantor :D



Nah ini, sesuatu yang baik untuk dibahas. Teknologi, dan social media. Kalau teknologi itu untuk perempuan, memang harus. Karena jelas kini banyak perangkat yang lebih familiar dan mudah digunakan. Sedang social media, duh ini sih dunianya mereka banget. Sekarang cek di timeline twitter, kaum mana yang lebih sering ngetwit? atau di Facebook, mana yang paling mudah klik tombol like disana? Ya, perempuan!

Bahkan, menurut ibu Sri Safitri, salah satu pemateri acara, kaum wanita ini bisa online lebih lama dari pria. Bisa dibayangkan ya, betapa techy-nya mereka. Klak-klik, sambil ngasuh anak, sambil telepon ke suami, atau jawab email dari pembeli yang mampir ke toko online-nya. Hebattttt!

Ibu Sri Safitri memperkenalkan diri sebelum memulai sesinya.
Ibu Safitri ini, adalalah ICT Expertise Telkom Indonesia. Sebagai orang Telkom, pasti kenal dengan baik kaum ibu yang biasanya mengakses internet via Speedy yang lumrah terpasang di rumah-rumah di Indonesia. Pantas saja bila semua materi yang disampaikannya itu seakan mengenal lingkungan kaum ibu ini. Dari mulai apa saja aktifitas yang sering dilakukan mereka selama online, hingga perilaku seperti apa yang umumnya berlaku saat transaksi online di Indonesia.

Satu yang pasti, acara ini menggambarkan betapa mempesonanya dunia social media, dari sudut pandang perempuan. Kita, sebagai pria nih, pastinya harus lebih paham. Bahwa dunia yang sedang tumbuh ini adalah dunia teknologi. Semua orang yang memiliki akses internet dipastikan punya akun facebook. Lalu pembicaraan di twitter juga sarat dengan kemungkinan untuk dibincangkan sebagai peluang bisnis.

Edittag nih, cukup dari samping, dari depan pastinya sih lebih terkesima :D

Jadi, sepertinya, dan ini sudah yakin, kalau bicara keinginan apa yang ingin dilakukan terkait keadaan ini, maka bisa dipastikan, edittag ingin sekali punya resolusi yang lebih nyata. Sebuah usaha yang ingin menggandeng keinginan yang banyak dicari kaum perempuan yang doyan belanja online, serta praktik langsung dengan promosi di social media dengan lebih intens via internet pastinya. Serius.!

Jadi apa resolusimu tahun ini?


Note : Entah kebetulan atau tidak, setelah posting ini ada tawaran untuk ikut program Speedy paket untuk rumah, dimana kita bisa internetan sepuasnya, bisa nonton TV Kabel dan juga telepon untuk rumah sekaligus. Terima kasih Telkom!