Pengikut

08 Oktober 2008

Google Page Rank Limbung?

Masih membahas kelakuan Google nih. Sebelumnya kan sudah ditulis tentang isu Google Adsense yang menolak pendaftaran dari blog yang dihosting di Google. Kali ini tak jauh-jauh juga dari pusaran "efek popularitas" dari mesin Google.

Makin kencang popularitas, maka Adsense juga turut andil dalam keberhasilan blog mendulang keuntungan. Popularitas juga ditentukan oleh (salah satunya) pemberian peringkat yang biasa disebut Page Rank.

Page Rank Google terakhir beberapa hari lalu juga mengalami pergantian. Bagi mereka yang tak punya banyak blog (seperti Edittag mungkin) tentu tak perlu cemas mencermati pergantian ini. Secara juga blog edittag "masih" adem ayem di posisi 4, bukan lagi 6 seperti bulan sebelumnya. Lain halnya dengan blog Bahasa Inggris yang dikelola edittag, makin lama makin turun.

Setelah berjaya di angka 7 (duh kangen liat angka itu lagi), lalu turun satu persatu, hingga email dari pihak penitip iklan yang memberi tahu berita : PR Google update, dan blognya turun satu peringkat. Sebel!, sebel bukan karena pernah kedapatan mendapat angka 9, atau turun semata, tapi justru tahu bahwa PR turun justru dari pihak lain. Menyedihkan. Inikah bukti bahwa PR juga menjadi penentu yang sangat dinanti-nanti perkembangannya. Seperti halnya angka-angka yang bermain di indeks harga saham bagi pengamat valas mungkin ya?

OK, turun, artinya ada hal yang memaksa Google berkeras menentukan bahwa blognya mengalami "masalah". Untuk mencari-cari penyebab ini, salah satunya edittag masih berkeras kepada masalah konten. Biasanya sih, ini menjadi penentu yang menentukan hidup dan matinya harga PR patut bertahan atau tidak.

Tapi tunggu dulu! konten bukanlah segalanya. Aneh mungkin ya, malah kesannya kesimpulan ini melawan arus kepercayaan penggiat SEO. Tapi paling tidak, alasan ini ada penyebabnya.

Dulu, edittag sempat bingung dengan salah satu anjuran dari salah satu tokoh SEO lokal : "bila tak perlu diupdate, jangan dipaksakan diupdate!". Yang jadi pertanyaan adalah menentukan kapan perlu dan tidaknya sebuah konten diupdate. Padahal kunci update ini kan menjadi penentu mengapa blog banyak yang mendapat nilai PR bagus. Jadi ada 2 keraguan, update dan kapan perlu melakukan pengkinian konten.

Namun bisa jadi ungkapan diatas ada benarnya. Edittag punya 2 blog yang sama-sama dilepas dalam waktu hampir bersamaan. Kira-kira 2 bulan lalu. Salah satu blog menggunakan domain dan hosting sendiri, sedang satunya murni ambil dari gratisannya blogdetik. Bila blog yang punya domain dan hosting sendiri "dioptimalkan" lebih leluasa (karena bisa nambah plugins SEO), lalu dituliskan konten yang lebih agresif, maka blog satunya hanya ditinggalkan begitu saja begitu mendapatkan nama subdomain gratisan di blogdetik. Tanpa diisi, pasang link, tukaran link, diutak atik dan tindakan "normal" lain layaknya penghamba PR Google!

Hasilnya? dengan kata kunci tertentu, blog "serius" seringnya bermain di halaman kesepuluh di halaman hasil pencarian google. Sedang yang "disiasiakan" malah lebih sering bermain di halaman 6 hingga 8!. Lebih parahnya lagi, setelah kmarin dapat kabar PR diupdate, yang serius masih setia di angka 0, malah yang kosong tanpa konten bisa dapat 2!

Ada apa dengan PR google?