Pengikut

Tampilkan postingan dengan label Bandungers Bloggers. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bandungers Bloggers. Tampilkan semua postingan

Perlukah Menulis Konten demi Qestion Hub

Yang sudah lama tidak menekuni kembali menulis di blogger, pasti saat ini familiar dengan ajakan ini :

"Question Hub adalah produk baru yang mengumpulkan pertanyaan tak terjawab dari Google Penelusuran; pertanyaan tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi kekurangan konten online. Pelajari kekurangan konten berdasarkan topik dan gunakan data tersebut untuk membuat konten yang lebih lengkap dan lebih baik untuk audiens Anda."

Ajakan menjawab pertanyaan di Question Hub

Jika lamat-lamat dibaca, sepertinya ini sebuah permintaan untuk mengisi celah kekosongan konten yang sudah ditelusuri Google. Sebagai penyedia layanan pencari populer, Google berhasil mengindentifikasi beberapa artikel yang merupakan hasil penelusuran yang hasilnya belum banyak artikel yang kompeten. Kompeten dalam arti, pencari atau user masih bolak-balik mencari jawaban dari beberapa laman. Belum mendapatkan hasil yang kongkrit.

Ditilik dari layanan Queston Hub, ini seperti kita bertemu versi ask.fm, layanan tanya jawab ala anak muda yang kini mulai tergerus secreto. Persamaannya, jawaban yang diharapkan relatif pendek, itulah mengapa jika ada artikel di blog akan sangat disarankan untuk ditautkan disana. Untuk kemudian di scroll mesin Google. Bedanya Question hub tidak menampilkan jawaban yang sudah dituliskan oleh user lainnya.

Question Hub apakah perlu?

Lalu apakah kita sebaiknya mengikuti anjuran bapak Google untuk meramaikan khasanah Question Hub. Ada beberapa alasan kita mengikutinya :

- Menulis artikel di blog seperti di blogspot akan sangat terbantu jika kita menyebarkan link tautannya ke Google. Dan platform Question Hub adalah milik Google, yang memang ditujukan untuk memadupadankan antara hasil pencarian yang terputus karena ketiadaan konten yang kompeten.

- Membiasakan pemilik blog untuk selalu mendapatkan ide dalam membuat konten di blognya.

- Memudahkan kita yang tiada kekuatan mengakses bantuan pencari kata kunci untuk menentukan kata kunci yang relevan dengan pencarian Google.

Dari sisi inilah, kita tentu diuntungkan dengan keberadaan Question Hub. Setuju tidak?

Cara Menjadi Blogger Masih Trend di 2017

Nyawa Blogger nyatanya masih panjang. Sekitaran 2000 pertengahan, blogger sudah dikenal. Kita akan banyak menemukan blogger-blogger yang sudah eksis sejak 2005. Blog Edittag sendiri sejak 2007 sudah bisa diakses. Jadi, jika hingga tahun ini ternyata masih banyak yang bertanya mengenai Blogger di mesin pencari Google, nafas blog memang masihlah panjang.

Paling tidak kita bisa melihat hasil pencarian paling terpopuler/trend sepanjang 2017 ini. Kata 'cara menjadi blogger' nyatanya berada di deretan ketiga untuk kategori 'cara menjadi'. Pencarian blogger hanya kalah dari pencarian untuk menjadi selegram (sebutan untuk mereka yang berhasil di aplikasi instagram), dan sebaris dibawah kata cara menjadi Youtuber. Jika dirasa, blogger memang tak sepopuler kedua kata diatas. Menjadi seleb di Instagram ataupun Youtuber memang nyatanya terlihat lebih 'menjanjikan' bila dibandinkan dengan blogger.


Entah sudah berapa kali kita bisa melihat bahwa kenyataannya menulis (blog) akan jauh lebih 'panjang' usaha yang diperlukan dibandingkan dengan kedua hal di atas. Menulis masih dirasa kalah cepat bila kita posting gambar atau video. Terlebih di era ponsel dengan kemampuan kamera megapixel di atas satu digit. Xiaomi misalnya, punya kamera 13 megapixel untuk kisaran harga 1 juta-an saja. Ambil gambar, rekam video, lalu edit agar lebih menarik sebelum dipublikasikan, mungkin saja akan lebih cepat dibandingkan mengetik.

Mengetik disini diartikan untuk ponsel ya. Karena bukan hal yang baru pula jika kita akan lebih sering membawa ponsel ketimbang laptop atau komputer. Kita juga lebih gampang mengasosiasikan kata keyboard untuk rujukan kepada ponsel, bukan lagi keyboard fisik yang kita lihat di komputer. Tak pelak, menulis di ponsel untuk keperluan ngeblog sebenarnya bakal ketemu banyak kesulitan.

Kini kita bisa berharap dengan teknologi semisal text-prediction untuk menemukan lebih cepat kata atau kalimat saat menulis di ponsel. Boleh juga kita berharap dengan aplikasi yang bisa menerjemahkan suara menjadi kata seperti halnya Google kita mengenali suara untuk kemudian menjadi kata di pencariannya.


Jadi, ngeblog atau menjadi blogger bisa saja masih bisa banyak kita temui di era berikutnya. Saat banyak youtuber maupun selebgram, menjadi blogger juga masih sangat membantu kita beraktualisasi ataupun eksis di dunia internet. Kamu sendiri gimana, masih aktif ngeblog kan?

Personal Branding Dengan Kaos Ala Gurita Bandung

Kaos-kaos produksi Gurita di Bandung ini seperti menagih senyuman buat yang melihatnya. Selintas saja, karena kata-katanya pun pendek, kita bisa paham maksudnya. Dan ini secara cepat pula membuat kita menyegerakan berseru "Ini gue banget nih!"

Kata-kata pendek yang mengandung arti menyanjung diri sendiri ini membuat pemakainya juga tak risih. Coba saja misalnya "Aku aslinya ganteng banget!" atau "Aku pede kok dikatain item" atau "Sumpah! Aku pernah kurus". Kata-katanya jelas, tapi sanggup memberi pesan motivasi yang kuat. Agar tak mengganggap kekurangan dirinya menjadi hal yang bisa dianggap berat. Malah santai, dan terkesan cuek.

Ini mungkin gampang ditemui saat ini. Kaos dengan tulisan unik hampir bisa gampang ditemui di setiap kota di Indonesia. Dan di Bandung, kaos Gurita ini memang jagonya!

Mengapung di Floating Market Lembang

Hal yang biasa ditemui di Lembang, kawasan Bandung utara, adalah tempat jajanan yang menggoda selera. Kenal daerah Lembang pasti juga kenal dengan sentra susu murni lembang, tahu lembang, petik buah Straberi, sate kelinci atau juga jagung bakar. Entah apapun nama tempatnya. Berderet tempat-tempat makan menjadikannya pilihan yang tepat buat wisata kuliner.

Jembatan Gantung penghubung 'pulau-pulau' di Lembang Floating Market.

Mengulang Blogging 4 Tahun Sekali

Pasti ada yang istimewa dengan tanggal 29 Februari ini. Jarang-jarang kita nemuin angka 29 di bulan februari. Kapan terakhir kita menyobek lembar angka 29 di bulan ini, 4 tahun lalu pastinya. Jadi jangan heran, dari durasinya aja yang sampai 4 tahunan sekali, itu pasti harus berarti dirayain.

Caranya? ngeblog lah pastinya :)

Buat yang ada petunjuk penanggalan di atas judul postingnya, pasti kerasa harus ada yang spesial kalo bisa ngeblog lagi pas tanggal 29 ini. Yang ga merhatiin, lumayan lah bisa kelacak di arsip. Pas diintip, eh bulan februari ternyata sempet ngeblog pas tanggal ini. Lebih terasa lagi buat pemilik blognya, bisa baca tulisannya yang sudah 4 tahun lalu dibuat hahahaha....



Bloglicious Bandung dan Harapan Baru Blogger Bandung

Sudah menjadi kebiasaan, bila acara seperti Bloglicious di 5 kota sebelumnya, pasti komunitas blogger menjadi bidikan utama untuk diajak turut serta meramaikan. Untuk Bandung, pasti kita akan mengenal komunitas Blogger seperti BBV (Bandung Blogger Village) dan juga Batagor, alias Bandung Kota Blogger.

Harapan ternyata tak semudah yang dibayangkan. Saat dihubungi via personal ke salah satu dedengkot blogger bandung yang dulunya aktif di keduanya, komunitas ini memang masih ada, hanya tak seaktif dulu. Banyak juga yang berubah kepanitiaannya. Blogger memang saat itu dipenuhi oleh mereka yang masih menjadi pelajar atau mahasiswa.

Tapi masih ada harapan, karena sebelumnya Blogvaganza, yang dihuni ribuan blogger binaan Telkom Speedy dan Blogdetik ini masih sering menyapa melalui fans pagenya di Facebook. Alhasil, satu-satunya komunitas yang paling tidak mendapat jawaban memuaskan dari adminya adalah Blogvaganza.

Friday Sharing, Reriungan Baru Onliners Bandung

Bandung sudah tak perlu lagi iri. Iri dengan beragam acara yang biasanya dikerumunin para onliners. Di Jakarta, kita bisa menemui kegiatan bernama Akademi Berbagi, Obrolan Langsat (Obsat), @atamerica dengan mudah. Tanpa perlu mengingat satu persatu kapan diadakannya. Karena sifatnya tak lagi insidental. Alias rutin. Tinggal siapkan saja waktu luang di sekitar Selasa, Rabu atau Kamis untuk bisa mengikuti kegiatan di atas.

Dan menariknya, kegiatan yang diributi oleh para onliners, juga menghadirkan isu, tema dan pembicara yang relevan. Relevan dengan dinamika mereka yang biasa menyerap informasi dengan cepat di jejaring sosial. Belum terhitung sudah berapa kali mereka mengadakannya, tetap saja acara ini gratis untuk diikuti.

Cuma, masih jauh ya bagi mereka yang tak terbiasa menetap di Jakarta. Bagaimana dengan Bandung. Beruntunglah beberapa acara di atas sudah mulai singgah di Bandung. Akademi Berbagi mulai sering mengadakan acaranya di ITB. Obsat juga demikian. Kini harus mencatat kegiatan satu lagi nih, FridaySharing.

Acara ini digagas dalam hitungan hari. Jadilah acara pertama yang diadakan di Cafe S 28 Bandung Jumat lalu menjadi tonggak sejarahnya. Acara ini digagas oleh Blogdetik, Telkom Speedy dan radio swasta di Bandung lainnya. Ditilik dari penggagasnya, memang tak jauh-jauh dari kegiatan Blogvaganza yang juga dihadirkan oleh kedua instansi tersebut. Lalu apa perbedaannya?

Dari acara pertama kmarin, yang dihadirkan adalah beberapa blogger dari blogdetik yang sudah menorehkan catatannya dalam bentuk buku. Tersebutlah ada @bulengehe, Ondry 'Green Kancut' dan Melanie Subono. Tak jauh-jauh dari dunia blog ya? terutama dari blogdetik.

Melanie misalnya, tulisan di blognya yang ditujukan kepada Tifatul Sembiring misalnya, masih duduk manis sebagai artikel paling sering dibaca di blogdetik. Bulengehe? wah ini sih paling sering lewat di blogdetik sebagai seleb blog dengan tulisan-tulisan gokilnya. Jangan heran, darinya cerita ringan seperti pengalaman di jamban bisa jadi cerita yang membuat pembacanya tertawa.

Acara ini kabarnya bakal sering dilakukan. Kapan? yang pasti di hari Jumat sih. Cuma belum bisa dilakukan rutin di awal-awal pemunculannya. Melihat antusias yang datang kmarin, yang berjumlah kurang lebih 50an orang, sepertinya Bandung bakalan punya acara onliners yang wajib didatangi.

Ngeblog Lagi Yuk di Tahun 2011

Tahun baru terlewati dalam hitungan hari. Untuk urusan blog, apa sih yang menarik diperbincangkan di tahun 2011 ini? Orang bilang sih resolusi. Resolusi blog seperti apa ya kiranya? sepertinya ada baiknya? nih denger tantangannya Wordpress.

Worpress menyediakan kanal terpisah buat para bloggernya, agar termotivasi untuk ngeblog setiap hari! Sudah? syukur kalau terdengar mudah. Bila susahpun paling tidak seminggu sekali ngeblognya. Tertarik mengikutinya?

Mudah saja, setiap menulis artikel, bubuhkan tag "postaday2011" atau "postaweek2011". Kok bisa ya baru tahun ini terdengar? sebenarnya ini adalah tanggapan atas polling yang dilakukan wordpress atas keinginan sebagian blogger yang ingin punya waktu lebih banyak untuk menulis di blognya, dan mengakhiri keluasan waktu yang berlebih di media sosial. Sebagai dukungan teknisnya, wordpress sediakan fitur "Press This" agar tulisan lebih cepat dipublikasikan.

Media sosial seperti Facebook maupun Twitter memang dianggap sebagai 'pembunuh' keinginan melanjutkan menulis blog. Terlebih di tahun 2010 kmarin. Lebih banyak waktu tersita untuk membuat status di facebook atau berbalas mention di twitter. Edittag banget nih.


Tapi kalau boleh sombong, edittag sudah punya alamat blog baru sejak februari 2010 kmaren di edittag.com untuk menulis artikel soal teknologi. Dan intensitas disana lebih kenceng daripada di blogspot ini. Hanya saja memang terlihat sepi di RSSnya, sepertinya ini sih cuman gara-gara Typepadnya ga beres (alesan :D)

Jadi, mau balik ngeblog lagi nih? Setuju?

Sumber gambar : http://darkerme.com/post/2588865368/the-routine-caveman-circuss-photos-wall-photos

Hore, Ada Halaman di Blogger Draft

Terlambat? biarkan saja. Itu mungkin yang dirilis blogger ketika melepaskan satu layanan barunya ini. Menambahkan halaman statis di blog. Terbilang fitur yang sering dicari penggunanya, namun baru kali ini disediakan. Itu pun baru dalam percobaan, karenanya jangan heran bila mendapati halaman ini sering bertemu dengan pemberitahuan kegagalan.

Untuk menambahkannya, masuk ke blogger draft , lalu klik Entri Baru, maka di barisan ini akan muncul pilihan  Edit Laman.

Bagi yang masih baru, silakan klik tombol Laman Baru guna menambahkan. Maksimal tersedia 10 halaman statis kal ini.
Lalu isikan seperti menulis blog biasa, di editor ini ;

Selanjutnya sesuaikan dengan tampilan, di sebelah mana halaman ini akan ditampilkan. Bisa di samping / sidebar atau juga di atas.

Dan selesai.

Apa sih gunanya halaman ini? bisa digunakan untuk menuliskan tentang penulis, hubungi penulis, bahkan peta penulis skalipun.
Have Fun!

Mikro Blog Yang Tak Lagi Mikro

Coba perhatikan, apakah layanan blog seperti di blogspot "ramah" pada media sosial yang makin marak penghuninya? Misalnya, ketika menuliskan komentar, user cukup menggunakan ID yang mereka miliki di Facebook atau di Twitter. Atau paling tidak, ketika kita menulis posting, maka secara otomatis akan bisa dimunculkan di layanan milik Twitter seperti halnya yang disediakan oleh Wordpress.com. Belum kan?

Ketertinggalan seperti ini mestinya mulai diperhatikan oleh Blogger. Ketika para pesaingnya, seperti wordpress.com malah mendapatkan anugerah sebagai CMS terbaik di tahun ini dari packtpub.com/award, ini menandakan bahwa software blogging mestinya berinovasi terus menerus. Ini juga menandakan bahwa wordpress pun tak sekedar untuk keperluan blogging, bahkan untuk mereka yang doyan menggunakan mesin CMS (content management system) untuk keperluan banyak hal.

TypePad pun kini mulai menggigit. Mereka memperkenalkan TypePad Micro. Apa itu? sesuatu yang mereka sebut : a completely free level of TypePad focused on easy sharing of text, photos, and videos.

Ini adalah semacama penggabungan dari beragam fitur yang ada di media sosial yang makin diakrabi. Ada gabungan dari Thumbr, Yahoo! meme, Twitter, Blogger, Wordpress dan paduannya disatukan dalam wadah yang sesimpel mungkin. Kita bisa menemukan fitur seperti :

* Profil Penulis dan Pembaca
* Widget "Following" atau pengikut seperti halnya di Twitter
* Dashboard yang aktif memberitakan orang yang kita ikuti seperti halnya di Blogger
* Sign-in dan cross posting ke Facebook dan Twitter
* Kemudahan posting melalui email
* Adanya tombol "favorite" di bagian kaki sebuah postingan
* Fitur statistik yang menawan untuk diikuti
* Posting cepat melalui Quick Compose seperti di Wordpress.

Saat mencobanya, kita pun tak perlu mendaftarkan akun khusus ke TypePad, kita bebas menggunakan Open ID dari akun seperti Facebook, Blogger, Wordpress, Twitter yang kita punya untuk bisa mendapatkan (atau paling tidak mencoba )layanan gratis ini.

Coba main ke tempat edittag di TypePad ya, alamatnya http://edittag.typepad.com/

Ketika Pelajar Bertanya Tentang Twitter

Tulisan ini hasil obrolan semalam yang disebarkan saat Bandungers Blogger On Air semalam. Acara yang rutin diadakan setiap selasa malam dari jam 19.00-20.00 ini memang membicarakan hal yang sedang hangat di dunia maya.

Maka tak salah saat edittag bersama host bercerita tentang acara Pesta Blogger 24 Oktober nanti, juga jumlah pengguna Facebook di Indonesia, perhatian justru banyak ditanyakan ketika membicarakan Twitter.

Seperti Mosi, yang mengaku pelajar di sebuah SMA di Bandung, bertanya apakah boleh anak sekolah juga bergaul di Twitter. Setengah bercanda, edittag menjawab, TIDAK BOLEH, namun HARUS!. Alasannya :

1. Twitter bukan social networking, namun information networking (mencuri perkataan CEO Twitter Evan Williams). Status mereka yang masih pelajar sangat lekat dengan informasi, terutama di sekolahnya. Ini yang menyebabkan mereka bisa menyampaikan kabar secara real time dengan mudah.
2. Ketiadaan komentar (seperti halnya di Plurk dalam satu timeline) menjadikan mereka mesti informatif tanpa berharap adanya feedback berupa komentar masuk. Banyaknya komentar bisa jadi semacam motivasi saat mereka gabung di dunia social media. Semakin banyak komentar, semakin eksis mereka dalam lingkungannya. Berharap komentar menyebabkan mereka kadang menyampaikan informasi dengan narsis, berlebihan.

Adanya beberapa diantara mereka yang akhirnya tak meneruskan aktivitas di Twitter juga karena beberapa penyebab. Paling mudah mencari alasan dari sini adalah, kesalahan mengikuti orang (following), ketika mereka hanya mendapati pengguna twitter lain hanya bercerita tak penting, mereka tak bisa membedakannya dengan media lain. Justru di Twitter kita punya banyak referensi untuk membicarakan bidang tertentu. Ini bisa jadi acuan yang baik untuk berkomunikasi dengan pihak lain di ranah maya.



Berangkat Bareng Bagi Blogger Bandung ke Acara Pesta Blogger

Tahun-tahun kmarin, saat berada di Pesta Blogger, banyak ketemu teman blogger dari Bandung yang berangkat sendiri-sendiri. Baik pada saat berangkat maupun pulangnya. Belum lagi yang juga ketemu di tempat travel saat hendak balik ke Bandung.

Alasannya rata-rata belum kenal atau tak ada teman lain untuk diajak berangkat ke Jakarta. Termasuk edittag nih, yang suka jalan sendiri di dua keikutsertaan ke pesta blogger sebelumnya. Belum lagi dengan tempat penyelenggaraan yang berganti-ganti, makanya pemilihan travel memudahkan untuk mencari bantuan agar tidak tersesat menuju tujuan. Ini juga mungkin yang jadi alasan beberapa blogger yang belum hafal tempat-tempat di Jakarta untuk berangkat terpisah dengan bantuan travel.

Bagi yang merasa kesulitan untuk mencari lokasi di pesta blogger terkini, terutama buat blogger bandung, ada baiknya mengikuti tawaran dari barayablogger. Mereka mengupayakan keberangkatan secara bersama-sama, berkumpul di Taman ITB pukul 6.00 pagi. Tentunya mesti mendaftarkan terlebih dahulu ke panitia, dan juga namanya sudah terdaftar ke pesta blogger agar lebih nyaman.

Harga yang ditawarkan juga murah, Rp. 75.000 untuk perjalanan bolak-balik (hitung sendiri bila mengupayakan sendiri naik travel yang sekali perginya bisa Rp.70.000). Belum harga murah ini juga termasuk snack pagi dan fasilitas bus AC!

Tentu lebih menyenangkan bila datang beramai-ramai, belum lagi bila nanti di dalam acara bisa ngumpul bareng agar komunitas blogger bandung terlihat kompak!

Pengumpulan 1000 BLOG karya PELAJAR

Saat bertemu di stasiun radio untuk mengasuh acara Bandungers Blogger lalu, edittag bertemu dengan informasi menarik, terutama bagi pelajar yang juga berstatus blogger.

"Pengumpulan 1000 BLOG karya PELAJAR". Jumlah yang sangat banyak? Mungkin bila dilihat sekilas memang banyak. Tapi tahukah, bahwa blogger Bandung tercatat sebanyak 328.000 di blog gratisan Blogger.com. Dan dari sejumlah itu, pastinya pengguna yang terbanyak adalah pelajar dan mahasiswa.

Jadi tepatkah kiranya bila acara seperti ini akan dilakukan oleh Karisma ITB atau Keluarga Remaja Islam Institut Teknologi Bandung. Menilik situsnya, mereka memang tergolong aktif mengadakan acara-acara buat generasi muda di Bandung.

Nah, kali ini, dengan program 1000 blog ini, mereka melebarkan sayapnya, tak lagi mengincar mereka yang berdomisili di Bandung untuk turut di acara ini, karena acara ini dibebaskan untuk diikuti oleh siapa saja, dengan syarat : PELAJAR dan PUNYA BLOG.

Bagi yang belum punya blog, tentu saja bisa membuatnya secara gratis dan instan di Blogger, Blogdetik atau juga di Wordpress. Setelah punya blog, buat postingan bertema “Xpress ur self”, lalu tuliskan dengan gaya bahasa sendiri, lalu langkah selanjutnya adalah daftarkan diri kamu di komentar blog panitia, dan juga daftarkan di sini. jangan lupa mencantumkan alamat blognya ya!

Lalu apa saja sih kegiatan acara ini? ada pula seminar bertema 'Memanfaatkan blog sebagai media berkreasi bagi remaja'. Selain itu ada teater remaja untuk lebih meramaikan ajang kreatifitas remaja ini.

Jadi, siapa mau ikut? Siapa tahu bertemu dengan edittag di acara ini :)


Tulisanmu Bisa Mencelakakanmu

Awalnya ingin memberikan judul "Mulutmu Harimaumu", atau "Hati-hati dengan Tulisanmu", namun karena pengaruh sering membaca judul serupa di Google Reader, judul ini pun tak mengapa bila dianggap sama :)

Seringkali kita sulit membuktikan sebuah omongan dengan pertimbangan ketiadaan bukti berupa rekaman. Sulit loh bila kita meyakinkan teman bahwa dia pernah bilang sesuatu ke kita. Berbeda bila kita menemukan 'omongannya' di media yang tertulis. Bisa di blog, atau juga di layanan yang hits di mana-mana saat ini, Facebook.

Dengan bukti 'otentik' ini dengan mudah kita bisa mengkonfirmasi sebuah obrolan tadi ke teman kita atau juga ke teman lainnya. Perbincangan pun mudah sekali meluas. Ini juga yang menjadi salah satu kekuatan internet untuk menyebarkan berita dengan lebih cepat, dan terkadang efektif.

Hanya saja, tak menutup kemungkin bila hal ini malah bisa menyusahkan. Seperti yang menjadi obrolan di acara Bandungers Blogger semalam (30 Juni 2009). Obrolannya makin menarik, saat kasus yang masih hangat terjadi, dimana kejadian ini bermula saat Ujang menulis komentar di Facebook milik temannya Feli.

Dengan nada yang dianggap merugikan nama baik, Ujang pun melaporkan pencemaran ini ke pihak Polresta Bogor 23 Juni lalu. Lihat, betapa saat ini begitu mudah untuk memberikan laporan hanya dengan bukti-butki yang kita hadapi setiap harinya, tulisan di Wall facebook!

Atau ada kejadian serupa yang menyangkut isu yang ditujuka ke produsen teh Botol Sosro. Disitu Hariadhi, pembuat hoax tentang Sosro yang juga diadukan ke kepolisian. Namun berbeda dengan Kasus Prita dan RS OMNI Internasional, pihak Sosro malah memberikan bukti-bukti dan mengajak Hariadhi untuk bertemu langsung dengan mereka di kepolisian. Kali ini happy ending, tidak tertutup kemungkinan damai dan pencabutan pengaduan. Sepertinya kasus Prita juga mendewasakan perusahaan untuk memberlakukan konsumennya.

Jadi, hati-hati dengan tulisanmu!

Terima kasih buat pendengar Bandung FM yang turut berkirim opini melalui telepon dan SMS.



Obrolan Fashion bagi Blogger Bandung

Setiap blog mestinya memiliki tema tersendiri. Meski blognya berisi curhatan (yang menjadi tema paling sering ditemui), terkadang curhat pun memiliki kecenderungan untuk menempel pada tema yang lebih khusus.

Bintang tamu di acara Bandungers Blogger malam lalu (edisi 23 Juni) adalah blog curhatan yang lebih mengarah ke fashion, gosip dan kuliner. Tema yang terlihat komplit bila menilik mereka adalah blogger dari Bandung. Toh kota yang mereka tinggali juga lekat dengan kesan kota fashion atau juga kota kuliner. Tengok saja berapa factory outlet, distro (distribution outlet) bahkan mal-mal dengan tema ini yang mudah ditemukan di setiap sudut kota. Bicara tentang kuliner, bandung juga destinasi yang lengkap. Dari mulai kudapan tradisional ala batagor hingga kue-kue hasil olahan mesin modern juga bisa dicari dengan mudah.


Ini yang menjadi alasan utama mereka bisa jadi tamu istimewa di program yang membahas tentang blog ini. Banyak yang memulai ngeblog dengan asal-asalan hingga mereka tak tahu mesti menentukan bahasan apa yang kira-kira mudah untuk ditulis. Blog tentu tak lepas dari kemudahan untuk mengkinikan dengan tulisan-tulisan terbaru. Sesuatu yang makin sulit saat ini di saat Facebook makin memanjakan dengan hanya menulis di wall (dinding) sekenanya tanpa perlu menulis lebih rinci.

Kesulitan untuk bertahan dengan blognya? cari tema-tema tulisan yang dekat dengan ketertarikan. Sesuatu yang kita sukai pasti akan lebih mudah menggugah obrolan kita, termasuk juga di blog. Dan beruntunglah Venia dan Erni yang mengelola blog ini mengangangat tulisan ringan yang bisa diliput dengan mudah.

Meski kegiatan ngeblognya didasari oleh keinginan dosen yang mengharapkan mahasiswanya aktif menulis sebagai bagian dari jurusan yang mereka ambil, yakni Jurnalisme, lambat laun kegiatan ngeblog ini juga menjadi kegiatan yang mengasyikan buat mereka. Terlebih saat mereka tahu bahwa blognya juga disebarkan melalui radio :)

Dan inilah salah satu keunggulan program acara Bandungers Blogger ini, mengangkat blog-blog dari Bandung, bahkan saling membantu mengeksiskan blog sebagai media yang patut untuk dituju. Jadi semoga saja dosen mereka menambahkan kredit khusus karena berhasil mempopulerkan blog hingga ke radio, amin!



Lagi, ngeblog keroyokan, selalu ada kelebihan

Tamu edittag di Acara Bandungers Blogger minggu lalu adalah blog hasil keroyokan anak-anak (udah gede banget kalo disebut anak) Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran Bandung (huh, panjang juga ya nyebut pendidikannya).

Tentu ada alasan dibalik 'pemanggilan' mereka di edisi lalu, selain tentu karena keberanian mereka mulai ngeblog langsung main hajar dengan blog kelompok, bukan satu-satu yang akhirnya digabung, juga karena pendidikan mereka sangat cocok untuk membantu menjelaskan tentang kasus Prita dan reaksi penggiat curhat di dunia maya.

Toh mereka juga adalah calon tenaga medis, dunia yang tak jauh berbeda dengan kasus Prita VS RS OMNI Internasional. Sudut pandang mereka akan blogging beserta kekhawatiran mereka kepada para blogger untuk mengkritisi sesuatu melalui blog menjadi daya tarik utama.


Berikut wawancara yang sebagian dipublikasikan di blog ini :

Edittag (E) : Sejak Kapan Ngeblog?
60blogs (6) : Mei 2009

E : Mengapa langsung buat blog ramai-ramai?
6 : Biar ramai, paling tidak pembacanya langsung sejumlah anggota yang aktif menulis di blog ini :)

E : Isinya apa sih blog ini?
6 : Cerita masing-masing personal, kejadian-kejadian yang patut diceritakan, dan tentu saja curhat!

E : Apa ga takut nih sampai dibui seperti kasus Prita?
6 : Ada, tapi tentu kita bisa memilah mana yang kira-kira pantas dan tidak untuk dipublikasikan di blog.

E : Jadi ada filter ya? Kira-kira apa yang tabu untuk diceritakan di Blog menurut Kalian?
6 : Curhat yang bertedensi menyerang, atau juga cerita yang terlalu personal dan bukan untuk konsumsi publik atau calon pacar kita hehhehee...

E : Pandangan Anda tentang Curhat di ranah maya? terutama kasus Prita, apakah dia patut dibui?
6 : Mesti pandai-pandai menyebarkan berita, dan terutama tentang siapa yang salah dalam kasus ini tentu tergantung dari sudut pandang ya, bila memang ada yang salah, tentu harus ada kedewasaan untuk mengakui kesalahan.

(Tulisan di atas hasil obrolan secara On Air di Bandung FM).

Ok, terima kasih untuk http://60blogs.blogspot.com. Sukses ya!



Tentang Larangan Facebook, Blog dan Origami

Apa yang bisa menautkan ketiganya? antara facebook, blog dan origami? sepertinya yang disebut terakhir memang jauh dari dunia teknologi. Sedangkan facebook dan blog, memang masih ramai dan sangat ramai untuk dibicarakan. Dan mungkin baru kali ini ketiganya diangkat dalam sebuah tema untuk acara di radio.

Selasa malam lalu, edittag mengajak rekan blogger yang kebetulan aktif dalam seni origami untuk turut serta di acara Bandungers Bloggers. Acara yang disiarkan dari 95,2 Bandung FM ini memang selalu mengetengahkan obrolan tentang dunia blog khususnya dan juga isu-isu lain yang sedang happening. di ranah maya.

Jadi tepat kiranya saat isu pelarangan facebook oleh sekelompok ulama di Jawa Timur dijadikan obrolan pembuka. Hasilnya, 5 menit kemudian sms masuk. Ada 3 sms yang kita bacakan saat itu, intinya mereka melihat ada keganjilan dengan seruan ini. Mengapa bisa facebook yang dibicarakan? toh memang PBNU juga tak ingin melibatkan Facebook dalam lingkup halal haram. Sedang lainnya masih bersikap netral, karena sejatinya facebook hanyalah sebagai alat, kita sebagai penggunannya yang menentukan apakah bisa jadi bermanfaat atau malah sebaliknya, memberikan kerugian.

Untuk mengcounter anggapan Facebook bisa mendatangkan kerugian hingga dilabelkan haram, edittag membawa salah satu rekan blogger yang juga aktif di Facebook. Aktif bukan hanya sebagai pelaku, namun juga mampu membawa profile dirinya di Facebook menjadi daya jual untuk keperluan usahanya. Harapannya,agar makin banyak yang membicarakan manfaat tentang adanya situs jejaring sosial ini. Bila makin banyak manfaat yang didapatkan, tentu tak layak untuk menghindari penggunannya.

Usaha seni Origami yang dikelolanya memang sering diperkenalkan lewat situs dan blog. Namun seiring dengan perkembangan facebook, jejaring ini juga mulai dirambahnya. Tentu bukan sebagai media jual dari produk yang diproduksi, karena memang origami yang diperkenalkannya lebih menjual dalam bentuk pelatihan dan pemberitaan informasi mengenai kegiataan origaminya.

Abcnews.com pernah merekomendasikan : Use social media to attract interest in your skills. Your Facebook, Twitter, VisualCV and blogs should promote your skills.


Ini yang menjadi salah satu pertimbangan untuk memantapkan penggunaan media facebook bagi usahanya.

Di sesi terakhir acara ini, edittag juga menghimbau rekan-rekan untuk turut mempedulikan akun facebooknya lebih aman dan jauh dari aksi phising. Ini adalah bagian dari 'ruwatan' massal akun facebook setelah adanya korban dari facebooker bandung. Jadi, apakah facebookmu juga sudah diganti passwordnya secara berkala?



Talkshow Dari Siang hingga Malam

Siangnya, jam 13-14 Talk Show di Istana Plasa ditemani Mbak Santi dari Radio Walagri 93.3 FM.


Jam 15-16, nemenin Mbak Tita, penulis "Kawin Kontrak Lagi" untuk sesi : Triks Menulis Buku.



Jam 18.30-20.00 Bareng Batagor.net (Bandung Kota Blogger) Talk Show di Bandungers Blogger 95,2 Fm, sharing pengalaman ngeblog bareng, asik!


Seharian ngobrolin blog, memang ga ada abisnya ya!


Blog Jualan Jadi Bintang Tamu di Radio

Selasa lalu, saat edittag kebagian jadwal mengisi acara Bandungers Blogger, edittag sengaja mengajak bintang tamu. Tentu tamunya masih juga adalah blogger. Hanya saja ada embel-embel lain, dia adalah blogger pemula yang terbilang "nekat" menggunakan blog sebagai etalase dagangannya.

Ini jelas patut dipuji. Undangann siaran bareng ini juga punya motivasi terpendam, agar para pendenger radio makin mengetahui fungsi blog. Bukan hanya itu saja, namun juga memotivasi mereka agar mau melakukan hal yang serupa bila mereka punya pikiran untuk berjualan online.

Bintang tamu ini, sebut saja achie, baru sebulan ini mengenal blog. Namun ini juga tak menyurutkan langkahnya untuk memutar arah haluan untuk sekaligus menggunakannya sebagai media yang lebih serius. Tak mau sekedar ikutan ngeblog karena sebatas curhat, echie akhirnya memajang beberapa barang dagangannya di blog yang dikelolanya.

Ini terbilang langkah yang cukup berani. Biasanya blogger pemula masih menemui hambatan teknis saat mengelolanya. Seakan tak melihat beberapa hambatan yang ditemui, achie langsung mencoba peruntungan dengan "nekat" membuka gerai online. Padahal saat memutuskan tindakan ini, echie juga belum memikirkan mengenai cara melayani pembayaran, mengabarkan stok barang, menata produk dengan jenis tertentu ke dalam satu kategori agar memudahkan pencarian, dan sebagainya.

Blog memang salah satu media mudah untuk menyalurkan niat membuka gerai jualan di internet. Lihatlah beberapa blog yang kini sudah berubah wujud menjadi tempat jualan. Tak sedikit, bahkan bisa dibilang ramai.

Salah satu yang menjadi perbincangan malam itu adalah bagaimana mempromosikan blog agar makin mudah dikenal dan dikunjungi. Mempromosikan ini berati dua hal, yakni mempromosikan produk dan juga blog yang dikelola. Jelas bukan 2 pekerjaan yang mudah dan bisa dilakuikan secara instan. Tapi bersyukurlah ada beberapa media pembantu yang kini juga populer untuk keperluan itu, Twitter dan Facebook.

Jadi, semoga saja obrolan malam itu bisa banyak menginspirasi pendengar tentang dunia internet. Untuk mendangarkan acara ini, bagi warga bandung, cukup panteng 95,2 FM setiap Selasa jam 19.00-20.00. Sampe ketemu lagi!



Kembali Siaran Malam Mulai Minggu Depan

Bahagianya masa-masa kampanye telah terlewat. Bukan karena sering dilanda macet karena pawai yang ugal-ugalan, atau juga karena terlalu risih melihat spanduk-spanduk dengan tampang yang tak dikenal membanjiri setiap sudut kota (Eh, lama-lama memang jengah loh, liat banyak orang yang tiba-tiba lebih narsis daripada blogger :D.), tapi masa tenang ini kegiatan siaran di radio bisa beralih ke malam hari.


Lalu apa bedanya siaran siang dan malam ya? ternyata ada loh!. Mudahnya sih, malam jadi lebih santai, karena tak perlu mencuri jam kerja. Mungkin karena tak terlalu mikir pekerjaan, siaran tentang ngeblog jadi lebih terasa seperti menulis blog. Santai, bisa dinikmati dan juga lebih komunikatif. Entah mengapa, siaran di siang hari lebih sering diselingi penelepon atau pengirim sms yang lebih suka request lagu. Mungkin karena jam siaran yang mendekati makan siang?

Lalu alasan lain berarti : malam hari bisa lebih mudah mengajak teman untuk ikut menemani siaran. Ini efeknya tentu akan lebih akrab membahas pelbagai isu blog dan dunia maya. Berbagi pengalaman dan pengetahuan tentu akan makin efektif bila melibatkan lebih banyak pikiran (asal tak meluber kmana-mana :D).

Dan satu lagi, mulai minggu depan juga masih tersedia 3 buku edittag yang akan diberikan secara gratis bagi mereka yang turut terlibat bertanya (baik lewat telepon maupun sms). Selamat buat Deni di Lengkong yang tadi siang mendapatkan bukunya. Semoga teman lain juga bisa nih mendapatkan gratisannya. Juga ditunggu loh kabar-kabar tentang peluang mendulang uang lewat radio. Tentu tak kalah seru dibandingkan menyebarkannya via blog!

Jadi, sampai ketemu minggu depan pada jam 18.30-20.00 di 95,2 Bandung FM!


Postingan Populer